13 November, 2010

Hidup untuk kerja atau kerja untuk hidup?

..."I hate monday"
"Thanks God now friday" ...
..................
Seringkali orang mengungkapkan perasaannya untuk mengekspresikan keadaannya yang terjadi khususnya dalam menghadapi pekerjaan....
Sesekali juga saya secara pribadi mengatakan hal-hal itu.
Ada juga pernyataan orang bahwa bekerja itu adalah sebuah kutukan/hukuman. Untuk menjalani kehidupan kita sehari-hari emang dituntut untuk bekerja, "ga kerja ga makan" mau duit darimana kl ga kerja?? ehmmm sulit yachhh....
ada juga bekerja karena "gengsi" masa udah lulus S1 ga kerja, gmn pandangan tetangga-tetangga yang lain, ada yang juga mengejar impiannya sekolah tinggi-tinggi sekali S1,S2,S3 untuk mengejar gaji yang tinggi di pekerjaannya, ada juga orang-orang yang punya pekerjaan rangkap2 cari byk proyekan.
Disatu sisi ada yang tidak punya sama sekali pekerjaan, karena prinsip hidupnya santai, easy going, bergantung pada orang lain.

Pusing?? bingung?? atau biasa aja... ya itulah dunia..

Guys....pada awal Tuhan menciptakan kita, Tuhan udah suruh kita bekerja lho, coba lihat di Kej 2:15..jadi ayat ini bisa jadi dasar bahwa bekerja bukan suatu kutukan/hukuman..coba cek ayat-ayat di Kej 1 dst..itu Tuhan juga bekerja lho, Tuhan menciptakan dunia ini dst.nya, jadi kita bekerja adalah cermin dari citra diri Allah sendiri, karena kita diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. Bekerja adalah salah satu ibadah kita kepada Tuhan karena mandat Tuhan yang awal kita disuruh untuk mengusahakan dan memelihara Taman Eden. Lalu bagaimana dengan orang2 yang gila kerja "Workaholic" tak lain tak bukan pasti mereka-mereka yang spt ini punya ambisi yang kuat dan aku yakin ujung-ujungnya pnya duit yang banyak, pingin dihargai orang, membuktikan dirinya bisa... tp sekali lagi dasar dari kita bekerja adalah suatu ibadah yang menyenangkan hati Tuhan bukan menyenangkan diri sendiri....memang setelah manusia jatuh dalam dosa Tuhan sendiri ngomong "dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu......" tapi hal ini berbicara tentang kondisi yang terjadi, kalau dibandingkan seblum jatuh dalam dosa keadaan Taman Eden sangat-sangat teratur dan sempurna tp setelah manusia jatuh dalam dosa kondisi udah beda jauh, maka dari itu manusia akan bekerja lebih keras..tetapi tetap semua untuk menyenangkan hati Tuhan.

nah jadi tujuan hidup kita "Hidup untuk bekerja"...................

Kerjakan setiap pekerjaanmu baik itu susah, senang, sulit, dan segala macam kondisi dengan melihat bahwa bos besar kita adalah Tuhan..

dan pekerjaan itu adalah suatu rangkaian yang berkesinambungan dengan ibadah kita yang sejati.....

09 October, 2008

Tuhan tidak tinggal diam

Temanku, kalau ditanya sama orang "Dimana Tuhanmu?" "Tuhanmu ada gak?" "Mengapa percaya sama Tuhanmu"... kira2 kalau perlu pembuktian keberadaan Tuhan sulit karena kita sendiri gak tau tepatnya dimana Tuhan, yang pasti Tuhan ada dimana-mana. tak terbatas oleh waktu apalagi sama tempat. Menurutku yang jadi alasan utama adalah sesuatu yang perlu pembuktian adalah suatu bentuk keraguan, berarti logikanya kalau kita masih mencari2 pembuktian "Tuhan ada dimana" "Tuhan ada gak" berarti secara gak langsung kita meragukan Tuhan. Truz kenapa koq percaya???,, nah inilah bentuk keagungan Tuhan yang maha Kuasa, Tuhan memberikan kita iman percaya,. Iman ya iman tidak bisa di logika kan. Sesuatu yang beda, dengan pemikiran kita. Gak masuk akal kan? he2 itulah kedasyatan Tuhan yang maha Kuasa....Ciptaan tidak bisa lebih mengungguli Pencipta nya..Pemikiran Tuhan sangat luas dalam banget kita sebagai manusia sangat sangat sangat tidak bisa spt itu karena sekali lagi kita ciptaan, memiliki pemikiran yang terbatas. Baca Alkitab kalau pingin mengenal Tuhan lebih jauh dengan saat teduh, PA. Saat teduh merupakan bentuk keintiman kita dengan Tuhan, dengan Saat teduh kita bisa berkomunikasi dengan Tuhan eittt berarti klo sedang tidak saat teduh kita gak bisa komunikasi dengan Tuhan...he2 ya gak lah... sekali lagi kan bentuk keintiman kita dengan Tuhan.

Sharring:
Bulan september kmrn SATE (Saat Teduh) ku... hikzzz byak bolongnya, jangan ditiru ya.. memang kerasa banget suasana hati ini. Terasa jauuuh banget dengan Tuhan tapi dalam sesungguhnya TUhan tak sekali pun menjauh dari kita. Dan juga aku udah lama bergumul dengan ".......", tapi jatuh lagi dan jatuh lagi... pemikiranku setiap kali jatuh tapi koq selama ini aku baek2 aja, jadi itu terus menerus aku lakukan, janji lagi sama Tuhan gak lagi eh ya jatuh lagi... ya memang tiap kali mesti merasakan ada kuasa TUhan tapi hati ini selalu ingin mengijinkan lagi.. ya gt dch.. sulit banget ngerem keinginan daging ini. Mungkin byk sekali peringatan-peringatan Tuhan padaku mungkin Tuhan udah bosen ngasih tau. Akhir september kmrn mungkin itu murkanya TUhan pd diriku..memang tamparan Tuhan... mengingatkan ku "Tuhan tidak tinggal diam".. ya teman2 ku ingat ini ya, jangan sampai kemurkaan Tuhan datang pada dirimu segera minta maaf dan bertobat...

GBU